Menu

Mode Gelap
Pemkab Enrekang Terima Penghargaan WTP 4 Tahun Berturut-turut Operasi Pekat 2022, Kasus Miras Mendominasi Indekos jadi ‘Rumah Prostitusi’, Bahrul Appas: Inilah Pentingnya Perda Rumah Kos di Sidrap jadi ‘Sarang’ Esek-esek Via Mi Chat Si-Yanti, Aplikasi Baru Pinjam Pakai Aset Pemkab Enrekang

Ajatappareng · 31 Okt 2022 10:14 WITA ·

Porprov XVII Sulsel Ditutup, Makassar Juara Umum, Sidrap ‘Tenggelam’ di Dasar Klasemen


 Penutupan Porprov Sulsel XVII di Bulukumba, Ahad malam. Makassar keluar sebagai juara umum. Perbesar

Penutupan Porprov Sulsel XVII di Bulukumba, Ahad malam. Makassar keluar sebagai juara umum.

AJATAPPARENG.ONLINE, SINJAI, — Kontingen Makassar keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) ke XVII tahun 2022.

Dilansir dari situs resmi Porprov Sulsel, Kontingen Makassar berhasil mengumpulkan sebanyak 356 medali dengan rincian 176 emas, 80 perak dan 100 perunggu.

Di peringkat kedua disusul Pangkep dengan total medali 122 terdiri dari 30 emas, 42 perak dan 50 perunggu.

Sementara itu, tuan rumah Sinjai duduk di peringkat ketiga dengan 138 medali, masing-masing 26 emas, 38 perak dan 74 perunggu.

Perolehan Medali Proprov XVII Sulsel

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel, Yasir Mahmud memberikan ucapan selamat kepada para kontingen yang berhasil menjadi juara pada pelaksanaan even olahraga empat tahunan ini.

“Kepada para pemenang selamat atas prestasinya, jangan jumawa karena roda prestasi tetap berputar,” ucapnya dalam Closing Ceremony Porprov XVII Sulsel 2022 di Stadion Mini Kabupaten Bulukumba, Minggu (30/10/2022) malam.

Sementara itu Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman turut memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada para kontingen peraih medali tiga besar dengan total Rp1 miliar.

Itu diberikan kepada kontingen Kota Makassar sebesar Rp500 juta, Kabupaten Pangkep Rp300 juta, dan Kabupaten Sinjai sebesar Rp. 200 juta.

Sidrap Paling Buncit
Kontingen Kabupaten Sidrap pada proprov XVII 2022 di Sinjai-Bulukumba, gagal menorehkan prestasi terbaik.

Bahkan, kontingen Sidrap ‘tenggelam’ di dasar klasemen perolehan medali dengan hanya mengumpulkan 3 emas, 7 perak dan 13 perunggu.

Harapan masyarakat Sidrap yang ingin melihat prestasi atlet Bumi Nene Mallomo tidak tercapai. Praktis, kondisi ini membuat sejumlah pemerhati olahraga menuntut pertanggungjawaban KONI Sidrap.

Dalam salah satu WAG di Sidrap, banyak yang menuntut KONI Sidrap memberi klarifikasi akibat anjloknya prestasi olahraga di Bumi Nene Mallomo. Padahal, pada event-event besar sebelumnya, Sidrap pernah berada di posisi 10 besar.

“Kadis dan Ketua KONI harus menjelaskan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas torehan ini, karena baru kali ini terjadi,” tulis praktisi media, H Aris Asnawi.

Salah satu anggota DPRD Sidrap, H Fathuddin bahkan berencana akan melakukan hearing antara Komisi III DPRD Sidrap dengan Kadis Pemuda Olahraga dan KONI. (sp)

Artikel ini telah dibaca 418 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

PN Sidrap Sosialisasi Tentang Gugatan Sederhana dan Persidangan Secara Elektronik

2 Desember 2022 - 20:06 WITA

Tim Tabur Kejari Sidrap Tangkap Pelaku Korupsi di Kutai Kartanegara

2 Desember 2022 - 16:16 WITA

Pemkab Enrekang Terima Penghargaan WTP 4 Tahun Berturut-turut

1 Desember 2022 - 15:10 WITA

6 Fraksi DPRD Parepare Setuju, R-APBD 2023 Ditetapkan

29 November 2022 - 20:30 WITA

293 Orang Daftar Calon PPK, KPU Siapkan CAT di Kantor Bupati

29 November 2022 - 17:38 WITA

Operasi Pekat 2022, Kasus Miras Mendominasi

29 November 2022 - 16:05 WITA

Trending di Ajatappareng

Anda tidak dapat menyalin konten ini. Konten ini milik Ajatappareng Online