Menu

Mode Gelap
Selain Cek Perizinan, DPRD Ajak Pemilik Perketat Aturan di Rumah Kost PKL Barombong Ditertibkan, Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Tagih Janji Relokasi dan Pembangunan Pasar Makanan Basi MBG Diduga Penyebab Siswa SD Keracunan di Pitu Riawa Tahun Ini, Pemprov Sulsel Prioritaskan Perbaikan Ruas Jalan Pinrang–Sidrap Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen

Fokus · 24 Mei 2025 03:28 WITA ·

Bupati Sidrap Serahkan Bantuan Benih Padi untuk 585 Hektare Lahan Pertanian


 Bupati Sidrap Serahkan Bantuan Benih Padi untuk 585 Hektare Lahan Pertanian Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, menyerahkan secara simbolis bantuan benih padi jenis Ciherang berlabel ungu kepada tiga kelompok Brigade Pangan di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (24/5/2025).

Penyerahan bantuan ini disaksikan Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Sidrap, Hj. Haslindah Syaharuddin, Penjabat Sekda, Andi Rahmat Saleh, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Tiga kelompok penerima utama adalah Brigade Pangan Sidenreng 1 dan 2 dari Kelurahan Sidenreng, serta Brigade Karya Muda dari Desa Mojong.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Sidrap, Ibrahim, melaporkan bahwa total bantuan benih mencapai 23,4 ton atau 23.400 kg, mencakup luas tanam 585 hektare. Nilai bantuan tersebut ditaksir mencapai Rp374,4 juta dan ditujukan untuk mendukung target tanam 25.000 hingga 30.000 hektare pada musim tanam kedua bulan Mei.

Ia juga menyatakan optimisme bahwa target peningkatan indeks pertanaman (IP) 300 di Kecamatan Watang Sidenreng bisa direalisasikan.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan bahwa Brigade Pangan Sidenreng 1 telah siap beroperasi dengan dukungan alat berat senilai Rp3 miliar per kelompok. Bantuan tersebut meliputi stroller, dompeng, pompa air, traktor roda empat, dan akan segera dilengkapi dengan drone pertanian.

“Sekarang cukup melalui brigade pangan, semua sudah tersedia: benih, pupuk, pestisida, hingga air irigasi,” ujar Syaharuddin.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga hasil panen dengan memastikan adanya penangkaran benih yang harganya sekitar Rp6.800 per kilogram. Dinas Perdagangan akan mengawasi agar sistem penimbangan di pasar berjalan adil dan tidak merugikan petani.

“Kita ingin hasil pertanian dihargai secara halal dan jujur,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia mengungkap bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) Sidrap siap mencatat capaian dan potensi pertanian secara akurat.

“Jika musim tanam kedua ini berhasil, kita langsung tancap gas ke musim tanam ketiga pada bulan September, Oktober, dan November,” tambahnya.

Bupati Syaharuddin menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Mari terus bekerja dengan manajemen yang baik, semangat yang kuat, dan doa yang tulus,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Selain Cek Perizinan, DPRD Ajak Pemilik Perketat Aturan di Rumah Kost

7 April 2026 - 21:07 WITA

Saat Dunia Dipenuhi Amarah, Willem Wandik Hadirkan Pesan Kasih dari Tolikara

7 April 2026 - 17:56 WITA

Hadapi Audit BPK, Wabup Sidrap Minta OPD Proaktif dan Transparan

7 April 2026 - 15:33 WITA

Jangan Ada Lagi Data Titipan! Pesan Tegas Wabup Nurkanaah pada Sosialisasi DTSEN

7 April 2026 - 15:17 WITA

PKL Barombong Ditertibkan, Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Tagih Janji Relokasi dan Pembangunan Pasar

7 April 2026 - 15:01 WITA

Makanan Basi MBG Diduga Penyebab Siswa SD Keracunan di Pitu Riawa

7 April 2026 - 14:21 WITA

Trending di Ajatappareng