Menu

Mode Gelap
Ditres Narkoba Polda Sulsel Gagalkan Peredaran Narkoba di Pinrang Warning ASN Terlibat Politik, H Ruslan: Hati-hati, Ada Aturan Mengikat ASN Gantikan Yusuf DM, Andi Bahari Parawansa Jabat Plh Sekda Sidrap Partai Non Parlemen Gabung di Koalisi,  Pasangan BLB Optimis Menang di Pilkada Pinrang Tim Futsal Mare Juarai Turnamen Futsal di GOR Enrekang

Eksklusif · 20 Sep 2023 18:26 WITA ·

Timbang Malam Hari hingga Berat Gabah Berkurang, Modus Pedagang Akali Petani


 Timbang Malam Hari hingga Berat Gabah Berkurang, Modus Pedagang Akali Petani Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sejumlah petani mengeluhkan tengkulak yang mempermainkan atau manipulasi timbangan gabah kering panen di beberapa wilayah di Kabupaten Sidrap.

Seperti halnya di wilayah Kecamatan Panca Lautang dan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Petani keluhkan banyaknya pemotongan gabah antara 8 hingga 10 Kg.

“Yah, kami lihat timbangan duduk pembeli gabah seperti itu,” ucap salah satu petani, Rabu, 20 September 2023.

Dikatakannya, bahwa jarum timbangan tidak menunjuk diangka nol melainkan dibelakang nol sekitar 5-6 kg.

“Itu masih dalam keadaan kosong. Dan setelah menimbang gabah kering panen, juga di potong antara 3 hingga 5 Kg. Jadi total kerugian petani antara 8 hingga 10 Kg per karung,” ucapnya.

Dijelaskannya bahwa meskipun harga gabah kering panen sudah naik Rp7.000 per Kg, tetapi petani masih banyak mengalami kerugian akibat pengurangan dari timbangan.

“Pihak berwajib harus turun tangan untuk mencegah kecurangan seperti ini. Sudah tahu produksi gabah turun, kenapa Mala dipermainkan lagi dengan mengurangi timbangan,” kesalnya.

Terpisah, Kadis Perdagangan, Nur Kanaah mengatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi kepada semua pihak termasuk TNI/Polri.

“Ini sudah masuk kategori tindak kejahatan dengan sengaja mempermainkan timbangan dengan keuntungan yang lebih besar sehingga petani jadi korban,” ucapnya.

Pihaknya akan turun kelokasi untuk mengecek persoalan tersebut. Para tengkulak melakukan penimbangan gabah pada malam hari.

“Ingat, petani harus cepat melapor jika menemukan hal seperti itu. Dan harus berani menegur tengkulak untuk tidak berbuat kecurangan,” jelasnya.

Lebih jauh, mantan Kadisdikbud Sidrap itu menegaskan bahwa timbangan bagus itu yang sudah ditera ulang dan berstempel. (asp)

Visited 17 times, 1 visit(s) today
Artikel ini telah dibaca 167 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Towani Tolotang Solid Dukung SAR-Kanaah

7 September 2024 - 20:34 WITA

K3S Baranti Tegaskan Netralitas ASN di Pilkada 2024

7 September 2024 - 16:15 WITA

Pj Bupati Pinrang Kunjungi RPH, Guna Pastikan Daging Sehat dan Aman

6 September 2024 - 15:59 WITA

Dua Komunitas di Watang Pulu Deklarasi Dukung SAR-Kanaah

6 September 2024 - 02:07 WITA

Deklarasi Panreng bersatu, Menangkan SAR-Kanaah di Pilkada Sidrap

5 September 2024 - 00:08 WITA

Pemkab Sidrap Optimalkan Desk Pilkada untuk Cegah Konflik

4 September 2024 - 17:56 WITA

Trending di Eksklusif